November 20th, 2008
Di komunitas milis dosen dan peneliti sistem informasi Indonesia, RSITI terjadi diskusi tentang penggunaan MS Office di kampus. Keberatan para dosen atau mahasiswa menggantikannya dengan OpenOffice atau LyX, adalah kemampuannya belum bisa memenuhi kebutuhan. Sayangnya pernyataan ini tidak didukung dengan data lebih akurat mengenai kebutuhan yang apa. Mungkin sudah saatnya para dosen sebelum mengeluarkan klaim seperti ini, terlebih dahulu melakukan studi kecil ala Relevantive [http://www.relevantive.de]. Sebab bisa saja keberatan itu karena faktor kebiasaan saja. Kebiasan menyabet program bajakan menjadikan jarang memikirkan kebutuhan yang sesungguhnya.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | No Comments »
November 20th, 2008
Seperti lirik lagu group rock lama dari Bandung, Giant Step, “Geregetan … jadinya geregetan, apa yang harus kulakukan“. Begitulanperasaan saya mendengar ngebetnya Microsoft melakukan legitimasi format MS Office sebagai standar terbuka ISO DIS 29500 (Office OpenXML atau OOXML). Untuk memenuhi ambisi itu dilakukan “fast track procedure” pada 13 Juli 2007 di Italia. Untuk menjamin bahwa keputusan berpihak pada format OOXML, banyak perusahaan partner Microsoft didaftarkan ke dalam komite yang memberikan suara. Berita terakhir dari pengambilan suara di Swedia yang menunjukkan bukti bahwa Mcrosoft bermain “uang” dengan mengerahkan partnernya dalam pemberian suara. Untung diketahui publik sehingga perhitungan suara tak sah. Bahkan lobby Microsoft meminta pemrintah USA melalui duta besarnya mendekati pemerintah EU agar menerima OOXML.
Read the rest of this entry »
Tags: ODF OOXML
Posted in software | No Comments »
November 20th, 2008
Sebagian besar pengguna komputer menganggap virus adalah hal yang tak bisa dihindari dari penggunaan komputer. Jadi sering pengguna menganggap hal itu bukan masalah karena tak bisa dihindari. Ada juga yang berpendapat masalah tersebut akan beres bila menggunakan antivirus, artinya platform yang memiliki kemungkinan terserang virus tersebut bukanlah masalah berarti, toh ada anti virus yang dapat mencegahnya. Tapi runyamnya lagi, biaya penanganan virus ini tidak dianggap hal yang memberatkan karena dianggap tak bisa dihilangkan. Jadi biaya seperti biaya lisensi anti virus, biaya update database signature virus, waktu yang terbuang termasuk untuk menscan, mengupdate anti virus dan sebagainya lupa diperhitungkan sebagai biaya pengoperasian sistem.
Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | No Comments »
November 20th, 2008
Ketika mengajak mahasiswa atau mempelajari hal seperti pemrograman fungsional, lambda calculus, konkurensi, sering keluar komentar, “Ah… teori, buat apa dipelajari tidak siap pakai“. Hal yang sama akan terlontar, ketika diajak eksplorasi bahasa pemrograman yang tidak populer, misal Haskell, Scheme, Ocaml, Eiffel, LISP, Erlang, Smalltalk, Oberon, OZ maka akan keluar jawaban yang sama. Berbeda bila mahasiswa, diajak belajar bahasa atau teknologi yang sedang populer seperti Java, .NET dengan C# ataupun Ruby.
Read the rest of this entry »
Tags: programming
Posted in software | No Comments »
November 20th, 2008
Bahasa pemrograman JavaScript nasibnya mirip System Administor. Kerja selalu dijalankan, tapi hanya diingat ketika ada masalah. Itupun diingat untuk dilemparkan kesalahan. Banyak pengguna tidak terasa bahwa interpreter JavaScript tak terpisahkan dari browser apalagi situs populer mengandalkan JavaScript. Bukan saja ada di tiap komputer, dengan Jiggy [http://jiggyapp.com/], aplikasi sederhana dapat ditulis untuk iPhone atau iPod Touch cukup dengan JavaScript. JavaScript juga dapat dijalankan di server, misal menggunakan Rhino [http://www.mozilla.org/rhino/] yang ditulis dalam Java atau Spidermonkey [http://www.mozilla.org/js/spidermonkey/].
Read the rest of this entry »
Tags: Javascript
Posted in software | No Comments »